Dasar-dasar Pemrograman PHP

Tanda-tanda di dalam PHP beserta artinya :

Tanda

Arti

\n

Baris baru

\r

Carriage

\t

Tab horizontal

\\

Back slash

\$

Tanda dollar

\”

Tanda kutip

\[0-7]{1-3}

Urutan karakter yang sesuai dengan ekspresi reguler adalah karakter yang berada dalam notasi oktal

\x[0-9A-Fa-f]{1,2}

Urutan karakter yang sesuai dengan ekspresi reguler adalah karakter yang berada dalam notasi heksa

Modul PHP Pada Apache

Apache web server mendukung penambahan modul-modul. Diantara modul yang sering dipakai adalah modul php. PHP (Personal Homep Page Tool) adalah salah satu jenis aalat yang digunakan untk membuat halaman web anda menjadi lebih menarik, lebih aman, dan lebih dinamik. Pada dasrnya PHP miirip dengan bahsa script yang lainnya seperti asp, Javascript , Visual BASic atau yang lainnya, namun keuntungannya adalah pada PHP tidak diperlukan tambahan pada sisi webclient seperti halnya Javascript dan Visual Basic script, sehingga lebih luas penggunaannya.

Beberapa keunggulan PHP dibandingkan dengan yang lain :

· Autentikasi http menggunakan PHP menggunakan fungsi header() yang ada dalam modul apache PHP.

· Pembuatan file GIF menggunakan library GD yang dikompilasi saat menginstall php.

· PHP dapat menerima metoda upload file

· Mendukung penggunaan cookie

· Mendukung integrasi dengan database

· Mendukung ekspresi regular seperti ereg(), ereg_replace() dan lainnya.

· Penanganan kesalahan berdasarkan tingkat kesalahan.

Topologi

Untuk mendevelop Local Area Network (LAN) dibutuhkan suatu perencanaan atau bisa kita kenal sebagai topology. Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah bus, token-ring, star dan peer-to-peer network. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri.

Topologi ini mengacu dan mengadaptasi kepada keadaan jaringan yang ada di-lapangan (memungkinkan atau tidaknya digunakan salah satu topologi). Tapi keseluruhan grand design jaringan (pemilihan alat-alat, aksesoris, aktif / pasif device) dan kebijakan / policy yang akan diaplikasikan setelah selesainya suatu project, akan berdasarkan dari pemilihan bentukan Topologi Jaringan ini.

Macam-macam topologi :

· Topologi BUS


Keuntungan :

- Hemat kabel

- Layout kabel sederhana

- Mudah dikembangkan

Kerugian :

- Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil

- Kepadatan lalu lintas

- Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.

- Diperlukan repeater untuk jarak jauh

· Topologi TokenRING adalah Metode token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara menghubungkan komputer sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap simpul mempunyai tingkatan yang sama. Jaringan akan disebut sebagai loop, data dikirimkan kesetiap simpul dan setiap informasi yang diterima simpul diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan.

Keuntungan :

- Hemat Kabel

Kerugian :

- Peka kesalahan

- Pengembangan jaringan lebih kaku

· Topologi STAR , Kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut kesemua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat dinamakan stasiun primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari server.

Keuntungan :

Paling fleksibel

Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain

Kontrol terpusat

Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan

Kemudahaan pengelolaan jaringan

Kerugian :

• Boros kabel

• Perlu penanganan khusus

• Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis

Tugas ! !

1. Buatlah sebuah file bernama percobaan.txt dengan isi file sebaris kalimat berikut BELAJAR LINUX SANGAT
MENYENANGKAN ?
Jawab:
#touch percobaan.txt
# nano percobaan.txt
Isi tulisan dengan
BELAJAR LINUX SANGAT MENYENANGKAN
save dengan cara tekan Ctrl + X dengan tekan Y untuk menyimpan

2. Amati dan catat ukuran file tersebut!
Jawab:
# ls -al
ukuran isi file tersebut adalah 34 byte

3. Buatlah sebuah direktory bernama percobaan.dir ?
Jawab :
# mkdir percobaan.dir

4. Copylah file tersebut ke daalm direktory yang baru anda buat ?
Jawab :
# cp percobaan.txt/home/percobaan

5. Copy sekali lagifile tersebut dengan nama percobaan new ke direktory yang baru saja anda buat ?
Jawab :
# cp percobaan.txt percobaannew.txt
# cp percobaannew.txt/home/percobaan

6. Hapuslah file percobaan.txt yang ada pada direktori kerja ( saat ini ) !
Jawab :
# rm percobaan.txt

7. Pindahkanlah ke directori percobaan. dir !
Jawab :
# cd percobaan.dir

8. Hapuslah file percobaan.txt yang ada pada directori kerja (saat ini) !
Jawab :
# rm percobaan.txt

9. Ubahlah nama file percobaan.new menjadi percobaan.1 !
Jawab :
# mv percobaannew.txt percobaan1.txt

10. Pindahkanlah file percobaan.1 ke directori yang berada satu tingkat di atas directori saat ini !
Jawab :
# cp percobaan1.txt/home

11. Pindahlah satu tingkat di atas dan harus direktori percobaan.dir !
Jawab :
# rm -r percobaan.dir

12. Amati lokasi home direktori anda ( Petunjuk gunakan variable home) !
Jawab :
keluar dari direktori home:

# cd ..
kemudian ketik perintah
pwd
ukuran file direktori home sebesar 4096 byte

13. Copykan file/bin/ls ke home direktori anda!
Jawab :
# cp /bin/ls /home

14. Buatlah sebuah file kosong bernama kosong.txt
Jawab :
# touch kosong.txt
15. Amati apakah file percobaan1 masih ada jika sudah tidak ada buatlah seperti soal 1 latihan 3.2 !
Jawab :
Tidak ada karena file tersebut sudah dihapus maka kita buat dengan perintah
touch percobaan.txt

16. Lakukan kompresi file ls ( hasil copy pada soal no 1) menjadi ls tar.gz gunakan utilitas tar dan gzip !
Jawab :
# tar -cf ls.tar /home
# gzip ls.tar

17. Amati dan bandingkan ukuran file ls dengan ls.tar.gz, apakah ukuran file hasil kompresi lebih kecil ?
Jawab :
kita amati ukuran file ls.tar.gz dan bandingkan dengan file ls
ukuran file ls : 92376 byte
Ukuran file ls.tar.gz : 56376 byte

18. Lakukan hal serupa untuk file kosong.txt dan percobaan.1 beri nama kosong.tar.gz dan percobaan.tar-gz amati
apakah file hasil kompresi selalu lebih kecil?
Jawab :
untuk mengkompresi file kosong.txt menggunakan perintah :
tar -cf kosong.tar /home
gzip kosong.tar
untuk mengkompresi file percobaan.txt menggunakan perintah :
tar -cf percobaan.tar /home
gzip percobaan.tar

19. Buatlah direktori baru bernama kompres dan pindahkan filen kompresi ke direktori tersebut.
Jawab :
mkdir kompres.dir
cp percobaan.tar /home/kompres.dir
cp ls.tar.gz /home/ kompres.dir
cp kosong.tar / home/kompres.dir

20. Pindahkan ke dalam direktori kompres.
Jawab :
cd kompres.dir

21. Bukalah atau ekstrak file kompresi dan amati apakah ukuran file hasil ekstrak sama dengan aslinya!
Jawab :
tar -zxvf kompres.tar
ukuran file lebih besar daripada sebelumnya.

-Instalasi Webserver-

Web server merupakan server internet yang mampu melayani koneksi transfer data dalam protocol HTTP. Web server merupakan hal yang terpenting dari server di internet dibandingkan server lainnya seperti e-mail server, ftp server ataupun news server. Hal ini di sebabkan web server telah dirancang untuk dapat melayani beragam jenis data, dari text sampai grafis 3 dimensi. Kemampuan ini telah menyebabkan berbagai institusi seperti universitas maupun perusahaan dapat menerima kehadirannya dan juga sekaligus menggunakannya sebagai sarana di internet.

Web server juga dapat menggabungkan dengan dunia mobile wireless internet atau yang sering di sebut sebagai WAP (wireless Access Protocol) yang banyak digunakan sebagai sarana handphone yang memiliki fitur WAP. Dalam kondisi ini, webserver tidak lagi melayani data file HTML tetapi telah melayani WML (wireless Markup Language)

Salah satu software yang biasa digunakan oleh banyak web master di dunia adalah apache. Software tersebut dapat kita download secara gratis dari web resmi apache yaitu http://www.apache.org. Apache merupakan software open source yang sekarang ini sudah merebut pasar dunia lebih dari 50%. Web server ini fleksibel terhadap berbagai system operasi seperti windows9x/NT ataupun unix/linux. Dalam penggunaanya.

Apache merupakan turunan dari webserver yang dikeluarkan oleh NCSA yaitu NCSA HTTPd pada sekitar tahun 1995.

Kelebihan web server Apache :

· Freeware (software gratisan)

· Mudah diinstall.

· Mampu beroperasi pada berbagai platform sistem operasi .

· Mudah mengonfigurasinya.

· Apache Web server mudah dalam menambahkan periferal lainnya ke dalam platform web servernya, misalnya : untuk menambahkan modul, cukup hanya menset file konfigurasinya agar mengikutsertakan modul itu kedalam kumpulan modul lain yang sudah dioperasikan.

· Dapat dijadikan pengganti bagi NCSA web server.

· Perbaikan terhadap kerusakan dan error pada NCSA 1.3 dan 1.4

· Merespon client ebih cepat daripada server NCSA.

· Mampu di kompilasi sesuai dengan spesifikasi HTTP yang sekarang.

· Menyediakan feature untuk multihomed dan virtual server.

· Kita dapat men-set respon error yang akan dikirim web server dengan menggunakan file atau skrip.

· Secara otomatis menjalankan file index.html, halaman utamanya, untuk ditampilkan secara otomatis pada clientnya.

· Lebih aman karena memiliki level-level pengamanan

· Apache mempunyai komponen dasar terbanyak di antara webserver-webserver lain, yang berarti bahwa webserver Apache termasuk salah satu dari webserver yang lengkap.

· Performansi dan konsumsi sumberdaya (resource) dari webserver apache tidak terlalu banyak, hanya seandar 20 MB untuk file-file dasarnya dan setiap daemonnya hanya memerlukan seandar 950 KB memory per-child.

· Mendukung transaksi yang aman (secure transaction) menggunakan SSL (Secure Socket Layer).

· Mempunyai dukungan teknis melalui web.

· Mempunyai kompatibilitas platform yang tinggi.

· Mendukung third party berupa modul-modul tambahan.